Bogor – Banyak pelaku usaha baru menyadari bahwa proses penyesuaian KBLI 2025 melalui sistem OSS tidak selalu berjalan lancar. Padahal, kode KBLI yang dipilih sudah benar dan sesuai dengan kegiatan usaha.

Sumber : zivlintax.com
Dalam praktiknya, tidak sedikit permohonan yang tertunda karena perusahaan belum menyampaikan Laporan Tahunan atau belum memperbarui data Beneficial Ownership (BO) pada sistem administrasi badan hukum. Kondisi ini menunjukkan bahwa administrasi perusahaan kini semakin terintegrasi. Berbagai kewajiban yang sebelumnya dianggap berdiri sendiri, kini dapat saling berkaitan dalam proses layanan perizinan berusaha.
Mengapa Penyesuaian KBLI Menjadi Penting?
KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) merupakan dasar penentuan jenis kegiatan usaha yang dijalankan perusahaan. Seiring diberlakukannya KBLI 2025, pelaku usaha yang masih menggunakan klasifikasi sebelumnya perlu melakukan penyesuaian agar data usahanya tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penyesuaian ini penting karena menjadi dasar berbagai layanan administrasi, termasuk perizinan berusaha melalui OSS.
Mengapa Permohonan Bisa Tertahan?
Banyak pelaku usaha mengira kendala hanya terjadi karena salah memilih kode KBLI.
Padahal, dalam beberapa kasus, proses administrasi dapat terhambat apabila terdapat kewajiban perusahaan yang belum dipenuhi, seperti:
– Belum menyampaikan Laporan Tahunan perusahaan.
– Data Beneficial Ownership (BO) belum diperbarui.
– Masih terdapat ketidaksesuaian data perusahaan pada sistem administrasi badan hukum.
Akibatnya, proses penyesuaian KBLI maupun layanan administrasi lainnya dapat memerlukan penyelesaian terlebih dahulu atas kewajiban tersebut.
Apa Itu Laporan Tahunan?
Laporan Tahunan merupakan salah satu kewajiban administrasi bagi badan hukum tertentu yang memuat informasi mengenai kondisi perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. Penyampaian laporan ini menjadi bagian dari upaya menjaga agar data perusahaan tetap mutakhir dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Apa Itu Beneficial Ownership (BO)?
Beneficial Ownership (BO) adalah informasi mengenai orang perseorangan yang merupakan pemilik manfaat atau pihak yang memiliki pengendalian terhadap suatu badan usaha.
Pembaruan data BO bertujuan meningkatkan transparansi kepemilikan perusahaan serta mendukung tata kelola perusahaan yang baik. Karena itu, perubahan pengurus, kepemilikan saham, atau struktur pengendalian tertentu dapat menyebabkan perlunya pembaruan data BO.
Mengapa Kini Saling Berkaitan?
Transformasi digital administrasi pemerintahan membuat berbagai sistem semakin terintegrasi. Data perusahaan yang tersimpan pada sistem administrasi badan hukum, OSS, dan layanan pemerintah lainnya saling terhubung sehingga konsistensi data menjadi semakin penting.
Akibatnya, apabila terdapat kewajiban administrasi yang belum dipenuhi, proses layanan lain dapat ikut terdampak hingga data perusahaan diperbarui.
Apa yang Sebaiknya Dilakukan Pelaku Usaha?
Sebelum melakukan penyesuaian KBLI 2025, pelaku usaha sebaiknya memastikan beberapa hal berikut:
– Data perusahaan masih sesuai dengan kondisi terkini.
– Laporan Tahunan telah disampaikan apabila diwajibkan.
– Data Beneficial Ownership telah diperbarui apabila terdapat perubahan.
– Informasi pengurus, pemegang saham, dan alamat perusahaan telah sesuai.
– Dokumen pendukung perusahaan tersedia dengan lengkap.
Langkah tersebut dapat membantu mengurangi potensi kendala saat mengakses layanan OSS.
Baca Juga : Punya NIB Langsung Kena Pajak? Ini Fakta yang Wajib Dipahami Pelaku Usaha
Jangan Menunggu Saat Dibutuhkan
Banyak perusahaan baru menyadari adanya kewajiban administrasi yang belum dipenuhi ketika sedang mengurus perubahan data, perizinan, atau kebutuhan bisnis lainnya.
Padahal, memperbarui administrasi perusahaan secara berkala jauh lebih mudah dibandingkan harus menyelesaikan beberapa kewajiban sekaligus ketika layanan yang dibutuhkan menjadi tertunda. Administrasi yang tertib juga akan mendukung kelancaran berbagai proses bisnis di masa mendatang.
Kesimpulan
Penyesuaian KBLI 2025 tidak hanya berkaitan dengan pemilihan kode kegiatan usaha yang tepat. Seiring meningkatnya integrasi sistem administrasi pemerintah, kewajiban seperti Laporan Tahunan dan pembaruan Beneficial Ownership (BO) juga dapat memengaruhi kelancaran proses administrasi perusahaan.
Oleh karena itu, pelaku usaha sebaiknya tidak hanya fokus pada perubahan KBLI, tetapi juga memastikan seluruh administrasi perusahaan telah diperbarui dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan administrasi yang lengkap dan tertib, proses perizinan maupun layanan perusahaan dapat berjalan lebih lancar dan efisien.

Konsultan pajak Bogor murah bukan berarti asal-asalan.
Dapatkan pendampingan pajak yang jelas, aman, dan sesuai kebutuhan bisnis Anda.
📞 Whatsapp: 0811-1330-812
📱 Instagram & TikTok: @zivlin.tax
Zivlin Tax – Pajak Jadi Lebih Mudah, Hidup Lebih Tenang

