Bogor – Di era digital, kekhawatiran soal keamanan data pribadi menjadi perhatian banyak orang, termasuk dalam urusan perpajakan. Mulai dari identitas wajib pajak, laporan penghasilan, transaksi usaha, hingga berbagai dokumen administrasi—semuanya merupakan data sensitif yang harus dijaga dengan ketat. Menjawab kekhawatiran tersebut, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menegaskan bahwa data dan informasi wajib pajak tetap aman di dalam sistem yang digunakan pemerintah.

Sumber : zivlintax.com
Pengamanan ini bukan hanya sebatas klaim. Sistem jaringan DJP secara rutin diawasi dan diaudit keamanannya oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memastikan perlindungan terhadap potensi ancaman siber. Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga ikut mengawasi aspek perlindungan data pribadi, sehingga pengamanan dilakukan melalui lebih dari satu lapisan pengawasan.
Tak berhenti di situ, DJP juga melakukan stress test atau pengujian ketahanan sistem secara berkala. Tujuannya adalah memastikan sistem perpajakan digital, termasuk Coretax, tetap kuat, stabil, dan aman saat menghadapi lonjakan penggunaan maupun potensi gangguan keamanan. Menariknya, pengujian ini juga melibatkan lembaga independen, sehingga proses evaluasi dilakukan lebih objektif dan komprehensif.
Langkah yang dilakukan DJP untuk memperkuat keamanan data:
● Audit keamanan jaringan secara berkala bersama BSSN
● Pengawasan perlindungan data pribadi oleh Komdigi
● Stress test sistem untuk menguji ketahanan platform perpajakan
● Penguatan tata kelola data melalui repository terpusat
● Monitoring kualitas dan integritas data secara berkala
● Pembangunan dashboard kualitas data untuk evaluasi berkelanjutan
Kolaborasi antarunit melalui pertukaran data dan knowledge sharing
Dalam jangka panjang, DJP juga menyiapkan strategi besar melalui Renstra 2025–2029 untuk meningkatkan kualitas serta keamanan data perpajakan. Ini menunjukkan bahwa pengelolaan data tidak hanya fokus pada penyimpanan, tetapi juga pada integritas, konsistensi, dan perlindungan informasi secara menyeluruh.
Namun, keamanan data bukan hanya tanggung jawab sistem. Wajib pajak juga perlu menjaga data login, akses akun, dokumen perpajakan, serta berhati-hati terhadap modus penipuan digital yang mengatasnamakan otoritas pajak. Sistem bisa semakin kuat, tetapi kesadaran pengguna tetap menjadi lapisan perlindungan pertama.

Zivlin Tax siap membantu Anda mengelola administrasi pajak dengan lebih aman, tertata, dan profesional—agar data penting Anda tidak hanya rapi secara pencatatan, tetapi juga lebih terjaga dalam pengelolaannya.
Konsultan pajak murah bukan berarti asal-asalan.
Dapatkan pendampingan pajak yang jelas, aman, dan sesuai kebutuhan bisnis Anda.
📞 Whatsapp: 0811-1330-812
📱 Instagram & TikTok: @zivlin.tax
Zivlin Tax – Pajak Jadi Lebih Mudah, Hidup Lebih Tenang

