Bogor – Bagi pelaku usaha online, memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan menjadi salah satu dokumen penting dalam menjalankan bisnis. Selain sebagai identitas resmi usaha, NIB juga semakin sering menjadi persyaratan ketika ingin membuka Official Store, mengikuti program promosi marketplace, mengajukan pinjaman usaha, hingga mengurus berbagai perizinan lanjutan.

Sumber : zivlintax.com
Baca Juga : Apa Itu Tax Health Check dan Kenapa Semakin Banyak Perusahaan Melakukannya?
Seiring berlakunya sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko yang mengacu pada PP Nomor 5 Tahun 2021 dan penyempurnaannya melalui PP Nomor 28 Tahun 2025, proses perizinan usaha menjadi jauh lebih sederhana. Dalam banyak kasus, cukup dengan memiliki NIB, pelaku usaha sudah memperoleh legalitas dasar untuk menjalankan usahanya sesuai tingkat risiko kegiatan usaha. Apabila Anda berjualan melalui marketplace seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Lazada, Blibli, maupun platform digital lainnya, tidak ada salahnya mulai mengurus NIB sejak sekarang agar bisnis lebih siap berkembang.
Apa Itu NIB?
Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan identitas resmi pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem OSS.
NIB terdiri dari 13 digit angka dan berfungsi sebagai identitas usaha yang digunakan dalam berbagai layanan pemerintah. Sejak diterapkannya OSS Berbasis Risiko, NIB juga menggantikan beberapa dokumen perizinan lama seperti SIUP dan TDP untuk kegiatan usaha tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan kata lain, NIB dapat dianggap sebagai “KTP” bagi usaha Anda.
Mengapa Seller Online Sebaiknya Memiliki NIB?
Semakin banyak platform digital dan mitra bisnis yang meminta legalitas usaha sebagai salah satu syarat kerja sama.
Memiliki NIB memberikan berbagai manfaat, antara lain:
– Legalitas usaha yang diakui pemerintah
– Mempermudah membuka Official Store di marketplace tertentu
– Persyaratan mengikuti program promosi marketplace
– Membuka rekening bank atas nama usaha
– Mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
– Mengurus sertifikasi halal, BPOM, atau PIRT apabila diperlukan
– Mengikuti tender maupun kerja sama dengan perusahaan lain
Selain itu, memiliki legalitas usaha juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap bisnis Anda.
Baca Juga : Saham Termasuk Harta Waris: Sudahkah Anda Menyiapkan Peralihannya?
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Sebelum mulai mendaftar melalui OSS, siapkan beberapa dokumen berikut agar proses berjalan lebih lancar.
Dokumen utama:
– NIK pada KTP elektronik yang masih aktif
– Email aktif
– Nomor handphone aktif untuk menerima kode OTP
– Alamat usaha
– Jenis kegiatan usaha
– Perkiraan modal usaha
– NPWP pribadi (disarankan, meskipun untuk UMK tertentu dapat mengikuti ketentuan yang berlaku)
Bagi pelaku usaha rumahan, alamat rumah dapat digunakan sebagai alamat usaha sepanjang sesuai kondisi sebenarnya.
Langkah-Langkah Membuat NIB Melalui OSS
Proses pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri menggunakan komputer maupun telepon seluler.
Langkah 1
Buka situs OSS (https://oss.go.id/id) melalui browser kemudian pilih menu Daftar.
Langkah 2
Pilih kategori Usaha Mikro dan Kecil (UMK) apabila memenuhi kriteria UMK.
Langkah 3
Pilih jenis pelaku usaha Perseorangan.
Langkah 4
Masukkan NIK kemudian lakukan verifikasi menggunakan OTP yang dikirim ke nomor handphone.
Langkah 5
Login ke akun OSS kemudian pilih menu Perizinan Berusaha lalu Permohonan Baru.
Langkah 6
Isi seluruh data usaha sesuai kondisi sebenarnya.
Langkah 7
Pilih KBLI 2025 yang paling sesuai dengan kegiatan usaha utama.
Langkah 8
Lengkapi data lokasi usaha, modal, produk yang dijual, kemudian centang Pernyataan Mandiri dan kirim permohonan.
Apabila seluruh data telah sesuai dan usaha termasuk kategori risiko rendah, NIB umumnya dapat diterbitkan secara otomatis dan langsung dapat diunduh dalam format PDF.
Baca Juga : UU P2SK (Pasal 50A) vs Tax Amnesty: Apa Persamaan dan Perbedaannya?
Jangan Salah Memilih KBLI
Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan pelaku usaha adalah memilih KBLI yang tidak sesuai. Mulai penerapan KBLI 2025, pengelompokan usaha online tidak lagi didasarkan pada cara menjualnya (online atau offline), melainkan berdasarkan jenis barang atau jasa yang diperdagangkan.
Artinya, apabila Anda menjual pakaian melalui marketplace, maka yang dipilih adalah KBLI perdagangan pakaian, bukan KBLI perdagangan melalui internet. Karena itu, selalu pilih KBLI sesuai produk utama yang dijual.
Contoh Kode KBLI 2025 yang Sering Digunakan
Berikut beberapa contoh kode KBLI yang banyak digunakan oleh seller online.
Perdagangan Pakaian
– KBLI 47711 – Perdagangan Eceran Pakaian.
Perdagangan Alas Kaki
– KBLI 47712 – Perdagangan Eceran Alas Kaki.
Kosmetik
– KBLI 47724 – Perdagangan Eceran Kosmetik.
Obat dan Sediaan Farmasi
– KBLI 47721 – Perdagangan Eceran Barang Farmasi.
– KBLI 47722 – Perdagangan Eceran Obat Tradisional (sesuai ruang lingkup usaha).
Makanan
– Kelompok KBLI 472 (disesuaikan dengan jenis makanan yang diperdagangkan).
Minuman
– KBLI 4722 – Perdagangan Eceran Minuman.
Toserba / Aneka Barang
– Kelompok KBLI 4719 sesuai uraian kegiatan usaha.
Sebelum memilih kode, gunakan fitur pencarian KBLI pada OSS dengan mengetik nama produk yang dijual. Bacalah uraian kegiatan usahanya secara lengkap agar tidak salah memilih.
Apakah NIB Berbayar?
Tidak. Pembuatan NIB melalui OSS tidak dipungut biaya.
Apabila terdapat pihak yang mengaku sebagai petugas dan meminta biaya resmi untuk menerbitkan NIB, masyarakat perlu berhati-hati. Biaya hanya mungkin timbul apabila Anda secara sukarela menggunakan jasa konsultan atau pendamping untuk membantu proses pengurusan.
Bagaimana Jika Sudah Memiliki NIB Lama?
Bagi pelaku usaha yang telah memiliki NIB sebelum penerapan KBLI 2025, pada prinsipnya NIB tersebut tetap berlaku.
Penyesuaian kode kegiatan usaha umumnya dilakukan apabila terdapat perubahan kegiatan usaha, adanya pemberitahuan dari OSS, atau ketika pelaku usaha melakukan pembaruan data usahanya. Karena itu, pastikan data usaha selalu diperbarui apabila terjadi perubahan yang signifikan.
Baca Juga : ZivlinTax: Partner untuk Bisnis yang Ingin Naik Level
Kesimpulan
NIB merupakan langkah awal yang penting dalam membangun bisnis yang legal, profesional, dan siap berkembang. Dengan adanya sistem OSS Berbasis Risiko, proses pengurusan izin usaha menjadi lebih sederhana sehingga pelaku usaha, termasuk seller online, dapat memperoleh legalitas usahanya dengan lebih mudah.
Selain memahami cara membuat NIB, pelaku usaha juga perlu memastikan bahwa KBLI 2025 yang dipilih benar-benar sesuai dengan kegiatan usahanya. Kesalahan memilih KBLI dapat memengaruhi proses perizinan lanjutan dan administrasi usaha di kemudian hari.
Semakin cepat bisnis Anda memiliki legalitas yang lengkap, semakin besar peluang untuk berkembang, menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan pemerintah maupun platform digital. Jangan menunggu sampai marketplace meminta NIB—lebih baik siapkan dari sekarang agar bisnis Anda selalu selangkah lebih.

Konsultan pajak Bogor murah bukan berarti asal-asalan.
Dapatkan pendampingan pajak yang jelas, aman, dan sesuai kebutuhan bisnis Anda.
📞 Whatsapp: 0811-1330-812
📱 Instagram & TikTok: @zivlin.tax
Zivlin Tax – Pajak Jadi Lebih Mudah, Hidup Lebih Tenang

