DJP Ungkap Cara Melindungi Akun Coretax Wajib Pajak Badan!

March 14, 2026
  • Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengingatkan wajib pajak badan untuk lebih memperhatikan keamanan akun pada sistem Coretax. Hal ini penting karena sistem administrasi perpajakan yang semakin digital membuka kemungkinan terjadinya penyalahgunaan akses apabila pengelolaan akun tidak dilakukan dengan baik.

Sumber : zivlintaz.com

Coretax sendiri merupakan sistem administrasi perpajakan terbaru yang digunakan oleh DJP untuk mempermudah berbagai layanan perpajakan secara elektronik. Melalui sistem ini, wajib pajak dapat melakukan berbagai aktivitas, mulai dari pengelolaan data perpajakan, pelaporan kewajiban pajak, hingga pengaturan akses bagi pihak-pihak yang diberi kewenangan dalam perusahaan.

Namun demikian, kemudahan tersebut juga harus diimbangi dengan pengelolaan keamanan akun yang baik. DJP menegaskan bahwa wajib pajak badan perlu memastikan bahwa pihak yang memiliki akses ke akun Coretax benar-benar pihak yang berwenang dan sesuai dengan perannya dalam perusahaan. Untuk itu, DJP menyampaikan beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh wajib pajak badan guna menjaga keamanan akun Coretax.

1. Memastikan Data Profil Wajib Pajak Sudah Benar

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa kembali data profil wajib pajak yang tercantum dalam sistem Coretax. Data ini mencakup informasi perusahaan, identitas penanggung jawab, serta data pihak lain yang terkait dengan pengelolaan akun.

Apabila terdapat perubahan dalam struktur organisasi perusahaan, seperti pergantian direktur, manajer keuangan, atau staf yang bertanggung jawab atas administrasi perpajakan, maka data tersebut perlu segera diperbarui. Pembaruan data ini penting agar pihak yang tidak lagi memiliki kewenangan tidak tetap memiliki akses ke akun perusahaan.

2. Meninjau Hak Akses dan Peran Pengguna

DJP juga mengimbau wajib pajak badan untuk secara berkala mengecek hak akses yang diberikan kepada setiap pengguna dalam sistem Coretax. Setiap pengguna biasanya memiliki peran (role) yang berbeda, misalnya sebagai administrator, operator, atau pihak yang hanya memiliki akses untuk melihat data.

Dengan meninjau kembali hak akses tersebut, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap pengguna hanya memiliki kewenangan sesuai dengan tugasnya. Hal ini dapat mengurangi risiko kesalahan pengelolaan data maupun potensi penyalahgunaan akses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

3. Memastikan Penunjukan Wakil atau Kuasa Sudah Tepat

Dalam beberapa kasus, wajib pajak badan dapat menunjuk pihak lain sebagai wakil atau kuasa untuk mengelola administrasi perpajakan. Penunjukan ini biasanya dilakukan kepada konsultan pajak atau pihak internal perusahaan yang bertugas menangani urusan perpajakan.

DJP mengingatkan agar wajib pajak memastikan bahwa penunjukan wakil atau kuasa tersebut dilakukan secara tepat. Perusahaan perlu memperhatikan jenis kewenangan yang diberikan serta masa berlaku penunjukan tersebut agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

4. Memperbarui PIC pada Setiap Tempat Kegiatan Usaha

Bagi perusahaan yang memiliki lebih dari satu Tempat Kegiatan Usaha (TKU), DJP menyarankan agar setiap TKU memiliki person in charge (PIC) yang jelas dalam sistem Coretax. PIC tersebut bertanggung jawab untuk mengelola administrasi perpajakan pada unit usaha yang bersangkutan.

Apabila terjadi perubahan PIC pada suatu TKU, perusahaan perlu segera memperbarui data tersebut dalam sistem. Hal ini penting agar setiap unit usaha tetap memiliki pengelolaan administrasi perpajakan yang tertib dan terkontrol.

Pentingnya Menjaga Keamanan Akun Perpajakan

DJP menekankan bahwa keamanan akun dalam sistem perpajakan digital menjadi hal yang sangat penting di era digital saat ini. Akun Coretax tidak hanya berisi data identitas wajib pajak, tetapi juga berbagai informasi penting terkait kewajiban perpajakan perusahaan.

Apabila akses akun tidak dikelola dengan baik, terdapat risiko data perpajakan disalahgunakan atau terjadi kesalahan dalam pelaporan pajak. Oleh karena itu, wajib pajak badan diharapkan dapat secara aktif memantau dan memperbarui pengaturan akses akun mereka.

Dengan pengelolaan akun yang baik, penggunaan sistem Coretax diharapkan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi wajib pajak, sekaligus meningkatkan transparansi dan kepatuhan dalam pelaksanaan kewajiban perpajakan.

Butuh Bantuan Mengelola Pajak Perusahaan?

Pengelolaan administrasi perpajakan yang tepat menjadi hal penting bagi setiap perusahaan. Mulai dari pengaturan akses akun Coretax, pelaporan pajak, hingga memastikan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan yang terus berkembang. Jika Anda membutuhkan bantuan terkait pengelolaan pajak perusahaan, pelaporan pajak, maupun konsultasi perpajakan lainnya, Anda dapat menghubungi Zivlin Tax untuk mendapatkan layanan konsultasi yang profesional dan terpercaya!

📞 WhatsApp: 0811-1330-812
📱 Instagram & TikTok: zivlin.tax

Konsultasikan kebutuhan pajak Anda sekarang agar kewajiban perpajakan dapat dijalankan dengan lebih mudah, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

sephia